Pengertian permintaan uang menurut keynes


Teori permintaan uang, tercermin dalam teori kuantitas uang. Pada awal mulanya teori ini dimaksudkan untuk menjelaskan mengapa seseorang atau masyarakat menyimpan uang kas, tetapi lebih pada peranan dari uang itu sendiri. Menurut Fisher bahwa jumlah proporsional dengan harga, dengan asumsi kecepatan uang dan transaksi dianggap tetap (Sukirno, 2003:221). Di dalam persamaan itu M diartikan dalam pengertian uang beredar yang sempit. Ini berarti M pengertian permintaan uang menurut keynes sama dengan jumlah uang kertas, logam dan uang giral yang terdapat dalam perekonomian.

Kelajuan peredaran uang yaitu V, ditentukan berdasarkan keseringan uang beredar yang tedapat dalam masyarakat berpindah tangan dalam satu tahun. Faktor terakhir dalam persamaaan di atas yaitu T, menunjukkan jumlah barang-barang jadi dan barang setengah jadi yang diperjual belikan. Sedangkan PT adalah hasil penjumlahan dari perkalian di antara masing-masingv SejarahMakro ekonomi muncul tahun 30an, makro ekonomi muncul karena depresi besar yang melanda dunia tahun tersebut karena krisis yang dialami dunia saat itu, sehingga tidak ditemukan jalan keluar.

Muncullah orang Inggris yang bernama John Meynard Keynes. Dalam membangun TE makro, Keynes tetap menggunakan landasan-landasan aksiomalis sebagaimana yang dialami oleh teori ekonomi klasik. Demikian juga teori ekonomi neoklasik, tetap bicara konsep-konsep. Tetapi Keynes lebih cemerlang idenya bahwa dengan menggunakan depresi, karena depresi bukan lagi persoalan mikro tetapi persoalan makro.

Pada era depresi itu, terjadi pengangguran masalah ekonomi. Fokusdari teori ini adalah pada hubungan antara penawaran uang atau jumlah uang beredardengan nilai uang atau tingkat harga. Hubungan dua variable dijabarkan lewatkonsepsi teori mereka mengenai permintaan akan uang. Perubahan akan jumlah uangberedar atau penawaran uang berinteraksi dengan permintaan akan uang dan selanjutnyamenentukan nilai uang. David Ricardo melakukan analisisterhadap hubungan khusus antara jumlah uang dengan nilai uang.

Pernyataan yangdikemukakan oleh David Ricardo dikenal sebagai Teori Kuantitas, dengan bunyisebagai berikut. Apabila jumlahuang bertambah menjadi dua kali lipat dari jumlahnya semula maka nilai uangakan mengalami penurunan menjadi setengah dari nilai semula. Fokus dari teori ini adalah pada hubunganantara penawaran uang atau jumlah uang beredar dengan nilai uang atautingkat harga.

Hubungan dua variable dijabarkan lewat konsepsi teorimereka mengenai permintaan akan uang. Perubahan akan jumlah uang beredaratau penawaran uang berinteraksi dengan permintaan akan uang danselanjutnya menentukan nilai uang. Dalamsetiap transaksi selalu ada pembeli dan penjual. Jumlah uang yangdibayarkan oleh pembeli harus sama dengan uang yang diterima olehpenjual. Hal ini berlaku juga untuk seluruh perekonomian: didalam suatuperiode tertentu nilai dari barang-barang atau jasa-jasa yang dibeliharus sama dengan nilai dari barang yang dijual.

Nilai dari barang yangdijual sama dengan volume transaksi (T) dikalikan harga rata-rata daribarang tersebut (P). Dteori ini sebenarnya adalah teori mengenai permintaan dan penawaran akan uang, beserta interaksi antara keduanya. Fokus dari teori ini adalah pada hubungan antara penawaran uang atau jumlah uang beredar dengan nilai uang atau tingkat harga. Hubungan dua variable dijabarkan lewat konsepsi teori mereka mengenai permintaan akan uang.

Perubahan akan jumlah uang beredar atau penawaran uang berinteraksi dengan permintaan akan uang dan selanjutnya menentukan nilai uang. Dalam setiap transaksi selalu ada pembeli dan penjual. Jumlah uang yang dibayarkan oleh pembeli harus sama dengan uang yang diterima oleh penjual. Hal ini berlaku juga untuk seluruh perekonomian: didalam suatu periode tertentu nilai dari barang-barang atau jasa-jasa yang dibeli harus sama dengan nilai dari barang yang dijual.

Nilai dari barang yang dijual sama dengan volume transaksi (T) dikalikan harga rata-rata dari barang terPasar Uang adalahpertemuan antara permintaan akan uang (M D) dengan penawaran uang (M S).M D adalah kebutuhanmasyarakat akan uang tunai untuk menunjang kegiatan ekonominya. M Sadalah jumlah uang yang disediakan oleh pemerintah dan bank-bank, yaitu seluruhuang Kartal dan uang Giral yang beredar. Teori keuangan yang dikemukakan Keynes pada umumnya menerangkan 3 hal,yaitu: (1) Tujuan-tujuan masyarakat untuk meminta (menggunakan uang), (2)faktor-faktor yang menentukan tingkat bunga, (3) efek perubahan penawaran uangterhadap kegiatan ekonomi negara.

Beliau dikenal sebagai orang pertama yang mampu menjelaskan secara sederhana penyebab dari Great Depression. Teori ekonominya berdasarkan atas hipotesis siklus arus uang, yang mengacu pada ide bahwa peningkatan belanja (konsumsi) dalam suatu perekonomian, akan meningkatkan pendapatan yang kemudian akan mendorong lebih meningkatnya lagi belanja dan pendapatan.

Teori Keynes ini menelurkan banyak intervensi kebijakan ekonomi pada era terjadinya Great Depression. Teori Keynes, konsumsi yang dilakukan oleh satu orang dalam perekonomian akan menjadi pendapatan untuk orang lain pada perekonomian yang sama. Sehingga apabila seorang membelanjakan uangnya, ia membant1. Motif transaksi (transaction motive), motif ini pengertian permintaan uang menurut keynes karena uang digunakan untuk melakukan pembayaran secara reguler terhadap transaksi yang dilakukan.

Besarnya permintaan uang untuk berjaga-jaga ditentukan oleh besarnya tingkat pendapatan pula.




Pengertian permintaan keynes uang menurut

Pengertian permintaan uang menurut keynes